Loading...

Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir

Loading...
Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir - Hallo sahabat infokini DK, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir
link : Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir

Baca juga


Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir

Malang benar nasib bocah perempuan asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur ini. Masa kecilnya tak bisa ia nikmati layaknya anak-anak lain.

Kesulitan ekonomi menuntutnya untuk ikut banting tulang sebagai pemulung sampah. Penderitaan pun kian bertambah lantaran ia ditinggal sang ayah meninggal dunia dan ibunya pun kini tengah terbarikng di RSUD Beriman Balikpapan lantaran menderita sakit kanker.

Cerita pilu bocah perempuan tersebut tak sampai di situ saja. Bocah malang itu pun terpaksa mengurungkan niatnya untuk merasakan duduk di bangku Sekolah Dasar lantaran ia tak memiliki akter kelahiran.

Kisah bocah ini pun dibagikan oleh pengguna Facebook bernama Ester Muin melalui Group Portal Balikpapan hingga akhirnya viral.

“Taulah waktu denger itu kek gimana gitu perasaan sy sebagai manusia, mikirnya kasian udh kerjaannya kasian mulung mala kena kanker lagi, ahh so sad!!!,” tulis Ester.

“Truss y bilngin kalo misalnya ad yg mau bantu ngurusin surat aktanya mau sklh lah dek trus dia jwb “mau kak” (dgan ekspresi mukanya yg kek seneng bahagia gtu).. nah sbnarx sy it pgen ngurusin tp wkt sy cari2 di internet syarat2nya kok ribet amat.. nah ada nggksih dr warga Balikpapan yg bisa dgan muda mempermuda anak ini jd biar bs sekolah?.. perduli sesama gt? Toh kasian karna bapaknya sudah meninggal,” lanjut Ester, dikutip Minggu, 19 Mei 2019.

Postingan viral itu pun akhirnya berbuah manis. Sejumlah komunitas pun cepat tanggap bergerak membantu bocah malang itu.

Bahkan, usai viral, kisah bocah pemulung itu pun akhirnya sampai ke telinga Walikota Balikpapan, Rahmad Masud. Bersama istrinya, Rahmad Masud pun menjenguk bocah itu dan berjanji akan memberikan bantuan kepada si bocah dan ibunya yang sakit.

“Alhamdulilah

Wa Miu telah mendapatkan pelayanan terbaik di Rumah Sakit

Salah satu kewajiban dari pemerintah Kota Balikpapan untuk melayani dan melindungi warganya.

Terima kasih kepada Komunitas Sedekah Peduli dan Ibu Lurah Manggar Balikpapan timur yang telah mengevakuasi dan membawa ke Rumah Sakit Beriman Balikpapan.

Insha Allah Tahun ajaran baru akan dapat bersekolah kembali.

Mari kita mendoakan kesembuhan Wa Miu.

Semoga beliau cepat sembuh, penyakitnya diangkat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Amiin.
Loading...


Demikianlah Artikel Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir

Sekianlah artikel Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir dengan alamat link https://www.infokini.xyz/2020/03/ibu-sakit-kanker-ayah-sudah-tiada-bocah.html

2 Responses to "Ibu Sakit Kanker Ayah Sudah Tiada, Bocah Pemulung di Balikpapan Tak Bisa Sekolah karena Gak Punya Akte Lahir"

  1. Alamat anak ini di mana...

    BalasHapus
  2. Cepat sembuh ibu. . Tetap semangat ya dek janagn kurang hati Tuhan memperhatikan setiap deritamu

    BalasHapus

Loading...