Loading...

Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian

Loading...
Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian - Hallo sahabat infokini DK, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian
link : Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian

Baca juga


Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian

Semangat sekolah setiap anak berbeda-beda. Namun tak sedikit yang rela melewati sejumlah rintangan demi menimba ilmu. Salah satunya adalah pelajar dari Pulau Dewata bernama Marianta. Namanya mendadak viral setelah seseorang membagikan kisahnya di media sosial.

Dalam kisah yang ditulis oleh Andy Karyasa Wayan di akun Facebook dan Instagram pribadinya, Marianta dikatakan duduk di kelas 6 SD Bunutan, Karangasem. Jarak dari rumah ke sekolahnya cukup jauh yaitu kira-kira 20 km. Hal ini membuat dia dan 2 orang temannya yang rumahnya berdekatan harus berangkat pagi-pagi sekali agar tidak terlambat sekolah. Terlebih mereka harus melewati perbukitan.

“Untuk mencapai sekolah mereka harus jalan sekitar 3 jam dari jam 5 pagi. Dan ketika hujan perjalanan mereka akan sangat berat dan tentunya dengan seragam yang kotor karena lumpur,” tulis Andy seperti yang Okezone kutip dari akun Instagram @andy_k_wy, Selasa (2/4/2019). Namun dikatakan pula perjalanan bisa memakan waktu 5-6 jam.

Suatu ketika, Marianta harus mengikuti ujian pemantapan. Dia dan teman-temannya memutuskan untuk menumpang tidur di rumah warga agar bisa sampai sekolah tepat waktu dan mengikuti ujian dengan baik. Tak lupa mereka membawa bekal untuk mengisi perut.

“Marianta membawa bekal jagung kiloan yang nantinya akan dia masak buat di makan, sementara jagung yg masih utuh akan di goreng pake lauk. Marianta menumpang di rumah Gede Sibang yang juga termasuk warga tidak mampu. Gede Sibang tinggal bersama 2 adik dan ayahnya. Sementara ibu Gede Sibang kerja ke kota jadi buruh untuk memenuhi kebutuhan sehari2,” papar Andy.

Dijelaskan pula bila di rumah Gede Sibang tidak ada kasur dan bantal. Hal ini mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Rencananya kasur akan dikirimkan agar Marianta dan teman-temannya bisa tidur dengan nyenyak untuk menghadapi ujian. Namun memang ada kesulitan untuk pengiriman karena medan yang berbukit.

Diungkapkan oleh Andy, kisah Marianta dan teman-temannya akan dirilis dalam sebuah film pendek. “Segera hadir.. Sebuah film pendek kisah perjalanan 18 anak SD yang harus menempuh perjalanan 5-6 jam setiap hari untuk sekolah melalui perbukitan dengan medan yang cukup berat. Tunggu kisahnya dalam film ‘Marianta’,” tandasnya.
Loading...


Demikianlah Artikel Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian

Sekianlah artikel Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian dengan alamat link https://www.infokini.xyz/2020/03/kisah-marianta-tempuh-perjalanan-6-jam.html

0 Response to "Kisah Marianta, Tempuh Perjalanan 6 Jam Dan Berbekal Jagung Demi Ikuti Ujian"

Posting Komentar

Loading...