Loading...

Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja!

Loading...
Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja! - Hallo sahabat infokini DK, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja!, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja!
link : Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja!

Baca juga


Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja!

“Bayangkan kalo keluarga kalian sesak nafas dan telepon-telepon kalian sambil minta tolong sesak napas, gimana perasaan kalian?”, tulis Leonita.

Dalam wabah virus Corona ini, pernah membayangkan jika salah seorang anggota keluarga kita ternyata telah terpapar dan terjangkit virus ini? Tentu kita tak bisa berbuat banyak bahkan itu bisa menjadi pertemuan terakhir dengannya. Hal ini disebabkan, selepas dibawa ke ICU, kamu tak akan bisa melihatnya. Bahkan jika meninggal dunia pun tak akan diizinkan untuk melihat wajah almarhum. Sungguh pedih sekali.

Seorang netizen menceritakan kisah sedih tentang papanya lewat story Instagram-nya di akun @nonznonz. Sang papa membuka praktek kesehatan dan di tengah wabah begini, beliau masih tetap buka alasannya kasian orang yang dari jauh. Anaknya bercerita bahwa pasien itu ternyata suspek Corona. Dia adalah pasien yang pulang paksa dari RS Bintaro karena alasan ini dan itu.

Ternyata hal ini berefek pada sang papa. Beliau kemudian demam dan sesak. Setelah dibawa ke rumah sakit, sesak napasnya tidak membaik juga, saturasi terus turun, RJP dan intubasi. Akhirnya, sang papa pun meninggal karena tak bisa diselamatkan lagi.

@nonznonz menuliskan kisah ini karena dia ingin mengingatkan agar kita di rumah saja. Untuk yang sudah berada di rumah sakit jangan bandel apalagi sampai pulang paksa. Karena bisa saja orang tersebut malah menjadi carrier dan menulari orang lain dengan virus Corona yang tak terlihat tapi mematikan ini.

” Yang menyedihkan buat pasien suspek Covid adalah meninggal sendirian dan sesak sendirian” , kata Leonita.

Berikut ini curahan Noni dalam beberapa story-nya.

Noni mengatakan bahwa jangan sampai kita menambah penyebaran virus ini, apalagi pada keluarga yang kita sayangi. Noni bahkan tak berani pulang ke rumah karena dia bekerja di rumah sakit. Namun, ternyata sang papa malah terpapar dari pasien yang datang menemuinya bahkan sampai harus kehilangan nyawanya sendiri.

Benar sekali yang disampaikan Noni di story-nya bahwa sungguh kita harus sadar bahwa di rumah saja itu lebih baik. Jangan sampai kita malah menambah penyebaran virus ini. Apalagi bila sudah dinyatakn untuk dirawat di rumah sakit, jangan bandel untuk pulang dan malah menulari banyak orang lainnya.

Semoga almarhum papa Noni bisa beristirahat dengan tenang di sana dan Noni serta keluarga diberikan ketabahan. Yuk tetap di rumah aja dan bantu sebarkan artikel ini agar lebih banyak yang menyadari pentingnya #dirumahaja.
Loading...


Demikianlah Artikel Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja!

Sekianlah artikel Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja! kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja! dengan alamat link https://www.infokini.xyz/2020/03/pilunya-kisah-dokter-yang-gugur-karena.html

0 Response to "Pilunya Kisah Dokter Yang Gugur Karena Corona, Pesan Sang Anak: Jangan Bandel, Di Rumah Aja!"

Posting Komentar

Loading...