Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air

Loading...
Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air - Hallo sahabat infokini DK, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air
link : Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air

Baca juga


Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air

Kisah haru kali ini datang dari Nenek Kasiati yang tinggal bersama kedua cucunya di rumah kecil nan sederhananya di Kabupaten Lumajang. Kedua orangtua sang cucu yang telah tiada membuat perempuan paruh baya ini harus membanting tulang demi menghidupi kedua cucunya yang masih kecil.
Menjadi pemulung adalah salah satu cara yang ditempuh oleh Nenek Kasiati untuk membesarkan kedua cucunya seorang diri. Miris, pendapatannya yang kecil membuat dirinya tidak mampu untuk membeli susu formula bagi si kecil.
Berikut ulasan selengkapnya.

Urus Cucu Seorang Diri

Dilansir dari kitabisa.com, Nenek Kasiati harus bertanggung jawab untuk merawat kedua cucunya yang masih kecil seorang diri. Ia harus melakukan ini lantaran kedua cucunya kini telah menjadi yatim piatu sejak beberapa tahun yang lalu.
Berbekal dengan keperluan seadanya, Nenek Kasiati dengan tulus dan ikhlas merawat kedua cucu kesayangannya, Alsa Fitriani yang kini duduk di kelas 1 SD dan sang adik, Nathan yang baru berusia 2,5 tahun.

Anak dan Menantu Meninggal 3 Tahun yang Lalu

Ia rela menjadi orangtua bagi kedua cucu tercinta sejak sang putri dan menantunya meninggal dunia. Fera yang merupakan ibunda dari kedua cucunya terlebih dahulu dipanggil Sang Khalik pada 25 September 2017.
Selang dua tahun kemudian yakni tepatnya pada tanggal 7 oktober 2019, Abdul Aziz yang merupakan ayahanda dari kedua cucunya tersebut juga menyusul kepergian sang istri. Semasa hidup, Abdul Aziz berprofesi sebagai pemulung, sementara itu Fera berdagang kue.

Hidup di Gubuk Sederhana

nenek kasiati tak mampu beli susu diberi air
Kini, sang nenek beserta kedua cucunya yang menggemaskan harus rela bertahan hidup di rumah kecil dan sederhana berukuran 3,5 x 6 meter. Dinding bambu dan lantai semen merupakan pemandangan mereka sehari-hari.

Hidupi Cucu Rp15 Ribu Per Hari

Untuk menghidupi kedua cucu dan dirinya, Nenek Kasiati pun bekerja memulung barang-barang bekas yang kemudian dijual kembali ke pengepul.
Penghasilannya pun tidak tetap. Terkadang, ia harus rela menerima upag Rp 10 ribu hingga Rp15 ribu per hari. Saat kondisi seperti ini, bahkan ia harus menerima upah kurang dari itu.

Tak Mampu Beli Susu Formula

nenek kasiati tak mampu beli susu diberi air
Pendapatannya yang kecil membuat Nenek Kasiati harus memutar otak agar sang cucu tetap tersenyum. Miris, sang cucu yang seharusnya mendapatkan gizi yang cukup dengan mengonsumsi susu formula harus ia ganti dengan air putih yang dimasukkan ke dalam botol susu.
Loading...


Demikianlah Artikel Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air

Sekianlah artikel Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air dengan alamat link https://www.infokini.xyz/2020/07/kisah-miris-nenek-rawat-cucu-balita.html

0 Response to "Kisah Miris Nenek Rawat Cucu Balita Yatim Piatu, Tak Mampu Beli Susu Diberi Air"

Posting Komentar

Loading...